Kamis, 22 November 2012

Perasaan yang tidak menentu







Perasaan yang tidak menentu

Aku bingung dengan semua ini, dan aku tidak tahu sampai kapan ini terjadi. Ku suka dengan dirinya sejak lama berada dibangku SMA. Namun di satu sisi, ia tidak pernah mengerty dengan perasaan ku. Aku tidak mau berlama-lama dengan hal-hal seperti ini. Dan aku pun harus bisa mengerti dengan keadaan dia. Sejak dia satu kampus dengan ku memang kita jarang bertemu. Bukan berati kita saling melupakan malah kita harus saling mengingatkan, diantara kita sering memberikan kabar.

Risensi novel judulnya almost forty





Nama                           : Arinda. Septricia
Npm                            : 21210097
Kelas                           : 3eb12
Tugas softskill               : Bahasa.Indonesia 2


RESENSI NOVEL ALMOST FORTY          
Judul buku                    : Almost forty
Penulis                          : Cynthia Clarissa
Penyunting                    : Christian Simamora
Penerbit                        : GagasMedia
Tahun terbit                   : 2008
Jumlah Halaman            :  273 halaman





ALMOST FORTY


Sinopsi

Seorang gadis cantik dan baik hati bernama nathasya. Ia tinggal dengan ibu yang menjadikan figur seorang ayah. Nathasya ingin mempunyai pacar seperti sosok ayahnya yang penyayang, baik dan bisa mengerty perasaan. Dan dia pun memiliki seorang kekasih yang bernama adrian. Adrian adalah sosok yang sangat keras kepala. Disamping itu setiap ingin bertemu dengan adrian, nathasya pun harus mengikut aturan-aturan yang diberikan oleh adrian. Suatu hari nathasya mempunyai janji pada bella, sarah dan debbie. Mereka pun mempunyai rencana untuk pergi ke bandung. Nathasya pun meminta izin kepada ibunya yang sedang berada diluar negri karena ada kepentingan pekerjaan. Akhirnya nathasya pun berlibur bersama teman-temanya. Walaupun dia tidak diizinkan oleh adrian tetapi ia pun nekat untuk berlibur. Saat tiba dibandung nathasya tiba dirumah tantenya bella. Tiba-tiba ada sebuah mobil BMW X5 berwarna silver berhenti di depan rumah dan membunyikan klakson. Lalu bella pun menghampiri orang yang berada dimobil tersebut. Dan ternyata om nya yang bernama paskal. Bella pun memperkenalkan paskal kepada teman-temannya termaksud Nathasya.”hay,girls!kenalin,ini Om paskal. Om aku yang paling ganteng,”dan “yang cantik ini namanya nathasya om,”katannya. Nathasya mengulurkan tanganya kepada paskal. Paskal menyambut uluran tangan nathasya sambil tersenyum. Astaga!senyuman itu, kata nathasya dalam hati. Baru kali ini dia melihat senyuman yang begitu menawan. Keesokan paginya, Nathasya,bella, dan paskal tampak sedang duduk diteras sambil menikmati udara pagi yang segar. Tiba-tiba mata bella tertuju pada paskal yang sedang sibuk membaca koran dan sebuah ide brilian langsung mampir di kepalanya. Dari pada aku repot-repot naik angkot untuk jalan-jalan dikota bandung ini lebih baik aku minta om paskal saja nganterin aku. Paskal berkata tolong buatkan om kopi yang enak.”Saat itu bella pun menyuruh nathasya yang sedang asik duduk untuk membuatkan sebuat kopi hangat untuk paskal. Setelah itu om paskal pun pergi untuk ke dapur menghampiri nathasya yang sedang membuatkan ia kopi. Lalu om paskal menyicipi kopi buatannya, Ternyata om paskal pun suka. Nathasya merasa senang dan dia pun tersenyum memperhatikan paskal.  Mereka pun akhirnya jalan-jalan untuk melihat pemandangan yang berada dipuncak. Saat tiba dipuncak paskal memperhatikan nathasya yang sedang merasa sedih. Malam pun tiba mereka bergegas untuk kembali kerumah, karena mereka besok harus kembali ke jakarta. Mereka berpamitan untuk pulang ke jakarta.Keesokan sorennya, saat nathasya sedang duduk di teras sambil membaca majalah, wajahnya langsung berubah tegang saat mengenali mobil itu. Nathasya lalu bergegas untuk membukaan pintu pagar untuk adrian. “Hai,”nathasya tersenyum.”kok kamu kelihatan suntuk banget sih ? capek yah ?tanya adrian. Nathasya menawarkan adrian minum tapi adrian tidak menjawab. Mereka berdua berantam dan akhirnya putus. Nathasya mengalami banyak perubahan sejak putus dari adrian. Di satu sisi, dia sangat kehilangan tetapi sesuatu menyadarkanya bahwa dia kembali menemukan dirinya yang dulu. Bukan, mungkin bagian dari dirinya yang baru. Nathasya bersama teman-temannya pergi ke sebuah tempat mall untuk sekedar berbincang-bincang kepada temannya di kafe milik paskal yang ada di mall itu. Suatu hari paskal mengajak nathasya untuk makan berdua dikafe yang ia miliki. Mereka pun dinner dan menikmati musik yang ada dikafe tersebut. Tiba-tiba paskal mengungkapkan isi hatinya kepada nathasya. Di satu sisi mereka berbeda usia sangat jauh paskal bisa dibilang seumuran dengan ayahnya. Dan mereka pun pacaran. Saat hubungan mereka langangen namun backstrret karena ibunya nathasya tidak merestui hubungan mereka berdua. Nathasya merasa sedih dan kecewa karena hubungan mereka tidak direstui. Paskal tidak menyerah untuk memninta restu kepada ibunya nathasya. Beberapa kemudian ibunya nathasya berubah pikiran akhirnya hubungan mereka direstui. Dan akhirnya tidak berfikir lama paskal dan nathasya memikirkan untuk pesta pernikahan mereka nanty. Mereka berdua pergi kebandung untuk kelembang karena disana mereka akan membuat gardenparty untuk pernikahannya. Dan mereka pun hidup dengan bahagia, Nathasya pun merasa senang menemuka sosok idaman yang ia cari selama ini.


Kesimpulan :

Disini di ceritakan perjuangan yang sangat amat besar untuk mereka korbankan demi restu sang ibu. Dikala nathasya sangat ingin berada didekat ayahnnya tercinta namun ayahnya sudah pergi untuk meninggalkan ia selama-lamanya. Dan ia pun bisa menemukan sosok idaman seperti ayahnya tersebut.

Minggu, 18 November 2012

Belajar memasak dengan mama ku






Setiap hari libur aku belajar memasak bersama mamaku. Dan mamaku sering sekali setiap aku mencoba memasak memberikan solusi-solusi yang tepat agar masakan kita terasa enak dan mantap. Aku sering bertanya kepada mamaku tentang masakan yang ku buat. Mamaku bilang masakan ku sekarang sudah pas. Aku senang ternyata masakan terasa enak.

Meraih sukses demi masa depan yang cerah







Aku sudah semester 5 dan aku pun sekarang ini sudah sibuk dengan tugas-tugas. Aku setiap hari berkeinginan bisa meraih cita-cita ku demi kedua orang tua ku. Dan masa depan pun menanti di depan mata ku. Alangkah cepat sekali baru saja aku ingat waktu pertama aku masuk kuliah disana aku masih bercanda-canda bersama sahabat-sahabat ku. Dan sekarang pun untuk berkumpul bersama dengan sahabat-sahabatku jarang sekali di karenakan waktu kuliah kita berbeda-beda. Kita pun berjanji harus menuju masa depan yang cerah demi kedua orangtua kita yang disayangi.

KENANGAN KU DENGANNYA






Aku teringat akan hari-hari indah yang ku lewati dengannya. Ia adalah sosok yang baik, namun sayangnya ditengah-tengah kehangatan ku bersamanya hubungan kita pun berakhir begitu saja. Lalu aku pun tidak mau bersedih-sedih mengingat tentangnya. Memang dulu bersamanya indah. Tapi akan indahnya aku dengan seseorang yang kusayangi dan bersamaku setiap hari yaitu keluargaku.